.post-thumbnail{float:left;margin-right:20px}

Jumat, 26 Desember 2014

Meningkatkan Karir Guru IPA Melalui Workshop

Pembangunan di berbagai sektor membutuhkan SDM yang berkualitas. Untuk mendukung pencapaian tersebut, Pemerintah melalui P2TK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan dana stimulan kepada kelompok MGMP di tiap Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Baubau sebagai Kota berkembang juga konsen terhadap pengembangan sumber daya manusia, terutama guru yang merupakan ujung tombak di bidang pendidikan.

Kelompok MGMP IPA SMP Kota Baubau ditahun 2014 mendapatkan 2 paket bantuan dana langsung, satu dana berasal dari anggaran tahun sebelumnya (2013) dan satu lagi dari anggaran tahun 2014, kedua dana cair pada tahun ini (2014). Kedua dana ini telah digunakan untuk membiayai kegiatan workshop guru IPA SMP Kota Baubau sebanyak 60 orang guru. Untuk penggunaan dana anggaran tahun 2013 diselenggarakan pada tanggal 15 - 22 Desember 2014. Sedangkan dana tahun 2014 telah dipakai bulan November lalu.
Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari unsur dinas pendidikan pemuda dan olahraga Kota Baubau, Dosen Universitas Haluoleo Kendari, Instruktur Nasional dan anggota tim Penilai Angka Kredit Jabatan Guru Kota Baubau.
Panitia kegiatan berasal dari pengurus MGMP IPA Kota Baubau masa kerja 2013 s/d 2014.
Harapan panitia, dan juga peserta semoga bantuan dana semacam ini terus dikucurkan kepada kelompok MGMP baik anggaran dari APBN maupun APBD, karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kompetensi profesional guru yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan.


Selasa, 09 Desember 2014

WORKSHOP PENINGKATAN KARIR GURU IPA KOTA BAUBAU TAHUN 2014



Sampai   saat  ini,  fakta  objektif  di  lapangan  menunjukkan bahwa eksistensi guru nasional  cenderung  kurang  membanggakan. Hal  demikian berakibat pada lambatnya peningkatan  mutu  pendidikan nasional sehingga kurang  mendukung terwujudnya sumber  daya  manusia  (SDM) pembangunan   nasional   yang   andal  dan  profesional.   Akibatnya,   SDM nasional   kurang   mampu   bersaing   secara optimum,   baik  pada  tataran nasional maupun internasional.

Peran  serta   MGMP  SMP  sebagai  suatu   forum   perlu   terus   didorong, dimotivasi,  dan  dikembangkan  secara  terprogram,   terpadu,  dan berkelanjutan. Salah satu diantaranya yaitu melalui pemberian dana bantuan langsung (blockgrant) peningkatan karir PTK SMP.


Secara  empirik   menunjukkan   bahwa  pemberian   bantuan   dana   kepada MGMP SMP, telah  memberikan  pengaruh  positif  terhadap  peningkatan mutu  guru  di tanah  air.  Pemberian  bantuan  dana  kepada  MGMP  SMP tersebut  telah mampu  mendorong   guru  untuk  mengembangkan  karirnya secara proporsional dan membanggakan.

Kelompok MGMP IPA SMP Kota Baubau termasuk salah satu kelompok yang mendapatkan dana bantuan langsung, sehingga mampu melaksanakan kegiatan workshop Peningkatan karir guru IPA SMP se kota Baubau, kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 26 November sampai 3 Desember 2014 dengan pola  80 jam pelajaran.

Materi ini pada kegiatan kali ini adalah:
1. Penyusunan proposal penelitian
2. Pengumpulan dan pengolahan data
3. Pelaporan hasil penelitian
4. Penulisan artikel di jurnal
5. Penyusunan artikel ilmiah populer
6. Penilaian kinerja guru
7. Penilaian prestasi kerja PNS
8. dll.

Tampil sebagai pemateri pada kegiatan ini dari pihak dinas, pengawas mata pelajaran, widya iswara LPMP Sultra, anggota tim penilai angka kredit jabatan guru dan instruktur nasional kurikulum 2013.

Kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga Kota Baubau mengharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, tidak adan lagi guru yang kesulitan mengusul naik pangkat pada aspek pengembangan profesi. 

Selanjutnya tentu kita berharap agar kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas guru sebagai agen utama pembelajaran di sekolah.
WORKSHOP PENINGKATAN KARIR MELALUI MGMP SMP TAHUN 2014


Mencerdaskan kehidupan  bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang  Dasar Negara  Republik Indonesia  Tahun  1945 alinea  ke- empat memerlukan berbagai komponen  pendukung,  salah satunya yaitu pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang andal dan profesional. 

Sehubungan dengan itu, kompetensi,  profesionalisme, dan karir PTK secara nasional  dan  khususnya  PTK Pendidikan Dasar (Dikdas) perlu  terus ditingkatkan dan  dikembangkan  melalui berbagai  daya  dan  upaya.  Salah satunya  yaitu  melalui  pemberdayaan  kelompok  kerja  PTK di  tanah  air. Untuk maksud tersebut pihak kemendikbud melalui ditjen P2TK dikdas telah mengadakan workshop bagi para ketua MGMP SMP se Indonesia pada tanggal 16 s/d 19 November 2014 di Denpasar, Bali. Kegiatan bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanaan dan pelaporan kegiatan MGMP di masing-masing kelompok. Dimana untuk tahun 2014 terdapat 300-an kelompok yang mendapat dana bantuan dari APBN, masing-masing kelompok memperoleh Rp 28.000.000 untuk kegiatan berdurasi 80 jam pelajaran.

 Kegiatan ini diharapkan akan berdampak meningkatnya   profesionalitas    guru   anggota    MGMP   SMP   yang dibuktikan  melalui perubahan  perilaku, kreativitas, dan  inovasi dalam peningkatan karir.